Ceritanya gini, sudah beberapa hari ini udah balik ke surabaya. Weekend gini, pinginnya sih pergi ke malang. Tapi karena suatu sebab akibat yang memaksa untuk tidak bisa pergi ke malang. Sebenarnya, udah berapa lama baca postingan ini. Gara-gara ada reply-an yang ini, rasanya tangan udah gatel mau bales. Tapi berhubung waktu itu bukanya di warnet, dan jamnya udah mau habis, jadi gak bisa bales waktu itu juga.
Ternyata Tuhan ingin menunjukkan sesuatu padaku.
Beberapa malem kemudian, di rumah ada pengajian. Nyokap yang ngadain. Padahal perut mules gak karuan gara-gara siangnya kebanyakan kena shabu-shabu. Pinginnya sih ikut makannya doang. Tapi setelah dipaksa dapet pencerahan dari adinda, akhirnya ikut juga. Waktu itu, ustadnya, yang namanya naman jawa tapi logat ngomongnya betawi banget, kebetulan menjelaskan Surat Ali Imron ayat 190 – 191. Pas itu, ustadnya menjelaskan, bahwa kalo orang Islam, gak ada yang namanya sia-sia. Meskipun apa yang kita lakukan hasilnya gak sesuai sama yang diharapkan, ato gak sesuai sama target, selama apa yang dilakukan didasari oleh niat baik, maka Insya Allah gak bakal sia-sia.
Mendengar ustad ngomong kaya gitu, aku jadi mikir. Memikirkan ulang apa yang sudah orang tulis di blogku. Lalu, kenapa banyak? ada orang yang menyesal? Tadi, waktu iseng-iseng memeriksa blog Mardi datang memberikan jawaban.
Pingin rasanya ngomong kaya gini. So what mas? Emangnya kenapa kalo ada senior yang ngomong kaya gitu? Emangnya apa yang diomongin senior-senior itu pasti bener? Emangnya kita, yang notabene masih muda, harus ngikutin apa yang diomongin senior-senior itu? Emangnya kalo orang muda ngomong gak boleh?
Beberapa hari yang lalu, waktu masih liburan di rumah, sempet nonton tv yang nayangin sebuah iklan rokok. Seperti biasanya, iklan dari merek rokok tersebut selalu menarik perhatian. Termasuk yang satu ini. Belum tua, belum boleh ngomong….
Wakakakakakakkaakakkakakakkakak.
Salah satu pertanda lainkah dari Tuhan? Hanya Dia yang tahu….
Filed under: jalan-jalan Jalan Hidup
mengertilah din… itu suara-suara yang pengen sukses tanpa kegagalan.
Itu kan cuma suara dari orang yang menyesal karena apa yang dia rasa sudah dia berikan (dengan IDEALIS
) tidak mendapat balasan yang setimpal
heheheh .. aku cuma memberikan wacana alternatif aja ..
masing2 orang tentu punya pendapatnya sendiri2 ..
kebenaran mutlak hanya milik Allah Yang Maha Esa..
aku sendiri gak mau menjustifikasi beliau beliau harus masuk tong sampah, hipokrit dlsb …
mungkin aja sebenarnya orangnya baik.. tapi karena ada masalah pelik sehingga terucap hal seperti itu … nobody’s perfect…
emang bener sih .. di dunia ini gak ada yang sia 2.. ipk jatuh.. gak dapat kerja di hally burton dengan gaji 25 juta .. siapa tau memang takdir kita bukan pencari kerja .. tapi pemberi kerja .. kegagalan kadang memang cuma sukses yang tertunda…tapi merencanakan dengan lebih baik .. memikirkan benar2 niat, tindakan serta konsekuensi untuk meminimalisir penyesalan tentu gak ada salahnya ..
“Kegagalan kadang memang cuma sukses yang tertunda”
Perasaan kegagalan itu artinya sukses yang tidak tercapai deh
@mardun
Tergantung orangnya dun ..
lek impian gak tercapai .. terus wonge mutungan..gampang menyerah.. ga mau mencoba alternatif lain (yang mungkin lebih baik).. pada akhirnya (mungkin) bunuh diri ..yo gagal tenan … (apa ada kata yang lebih baik untuk mendefinisikan ‘kegagalan’ yang saya maksudkan) ..
Allah mungkin tidak memberi gaji.. tapi Dia pasti memberi rejeki … tinggal kita yang mencari ..
“There can be miracles, when you believe
Though hope is frail, it’s hard to kill
Who knows what miracles you can achieve
When you believe, somehow you will”
[...] Yang kedua, tulisan saya itu adalah awalan dari tulisan lainnya. [...]
if gagal = 1
coba lagi
else
anda blm beruntung!
coba lagi!
else
segitu doang?
coba lagi!
else
mutung?
coba lagi!
else
mbuh…
coba lagi!
else
lha terus???
coba lagi!
@dimasrlp
untuk edison, perulangan itu dilakukan sebanyak 1000 x sampai dia menemukan bola lampu
untuk jack canfield dan mark hanson perulangan itu dilakukan sebanyak 140-an kali (mencari penerbit yang mau nerbitkan ) sebelum akhirnya buku chicken soup menjadi best seller pada peluncuran pertamanya